Top Ads 1

Sejarah Greenfields, Brand Susu Asal Indonesia yang Sukses Mendunia

Redaksi
Selasa, 02 November 2021 | 19.33 WIB Last Updated 2021-11-03T05:56:27Z

Lambang Greenfields/Stockup


BERKARIRMEDIA - PT Greenfields Indonesia adalah perusahaan susu terbesar di Asia Tenggara dan Indonesia yang memproduksi lebih dari 20 juta liter susu murni setiap tahunnya.

Banyak yang menyangka bahwa brand susu satu ini berasal dari luar negeri, namun kenyataannya perusahaan susu Greenfields asli dari Malang, Jawa Timur.

Produk Greenfields sukses diluar negeri, saat ini lebih dari 50% hasil produksi Greenfields dipasarkan di Singapura, Malaysia, Kamboja, Filipina dan berbagai negara di Asia Tenggara lainnya.


Gimana ya perjalanan brand Greenfiedls bisa jadi perusahaan sebesar sekarang?

1. Latar belakang berdirinya Greenfields

Pada awal tahun 1990-an, ekonomi berkembang pesat di negara Asia Tenggara termasuk di Indonesia.

Meningkatnya daya beli masyarakat, menaikkan akan kebutuhan gaya hidup sehat dan makanan berkualitas tinggi, tetapi akan kebutuhan hal tersebut malah didominasi produk-produk impor.

Di sisi lain, perusahaan melihat adanya kendala lain seperti tidak adanya perusahaan peternakan penghasil susu besar, minimnya kualutas angkatan kerja, tidak adanya tanah subur, sumber air serta bahan dasar lainnya.

2. Bagaimana Greenfields berdiri?

Peluang dan tantangan tersebut menjadi cikal bakal berdirinya perusahaan.

Pada 14 Maret 1997, PT Greenfields Indonesia didirikan oleh sekelompok pengusaha Indonesia dan Australia yang memiliki latar belakang keahlian dan pengalaman kuat dibidang Agrobisnis.

Dimulai dengan mengembangkan tanah peternakan di Desa Babadan, Jawa Timur, tempat dengan yang sangat ideal untuk sapi-sapi perah khusus yang di datangkan dari Australia.

Pada bulan April tahun 1999, konstruksi fasilitas pengolahan susu dimulai dan baru beroperasi pada bulan Juni tahun 2000.

3. Berada di bawah bendera Japfa

Sebelumnya, Japfa Ltd memgang 100% dari saham Greenfields Dairy Group. Namun sejak kuartal 1 tahun 2021, Japfa melepas 70% sahamnya kepada TPG dan Northstar Group untuk mengadakan kemitraan strategis dan mendukung strategi ekspansi Greenfields Dairy Group kedepannya.

Diketahui, TPG merupakan perusahaan investasi global dengan dana kelolaan senilai US$85 miliar yang memiliki rekam jejak berhasil mengembankan bisnis makanan konsumen dan ritel.

Sedangkan, Northstar Group sendiri adalah milik Patrick Walujo sang investor Gojek dan Bank Jago.

3. Sapi di rawat layaknya Selebriti

Susu Greenfields yang higienis dan kaya nutrisi ini berasal dari 16.000 ekor sapi jenis Holestein dan Jersey yang didatangkan langsung dari Australia.

Dimana lokasi peternakan Greenfields berada di kawasan sejuk seluas 50 hektar dan 1.200 meter diatas permukaan laut dengan suhu 15-22 derajat celcius di Kabupaten Malang.

Sapi di peternakan Greenfields juga dirawat dan dijaga layaknya selebriti. Disiapkan sand bedding yang nyaman, bersih dan didesain khusus untuk menjaga kenyamanan sapi-sapi tersebut.

Bahkan standar yang diterapkan adalah peternakan sapi perah kelas dunia yang telah tersertifikasi ISO 9001:2008.

4. Produksi susu berkualitas tinggi

Greenfields berdedikasi untuk selalu menghasilkan susu segar dan murni dengan kualitas terbaik, dimana susu yang dihasilkan diolah dengan cara pasteurisasi dan Ultra High Temperature (UHT) yang terintegrasi dari peternakan sampai pabrik untuk menjaga kualitas susu terbaik.

Fokus utama Greenfields adalah memproduksi susu cair segar dengan kualitas terbaik tanpa fortifikasi sehingga nutrisinya mendekati kandungan susu segar.

Susu yang dihasilkan peternakan juga merupakan susu dengan mutu sangat tinggi serta memenuhi syarat terketat dunia dalam mikrobiologi.***



Editor: Pryo Ihsan Aji
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sejarah Greenfields, Brand Susu Asal Indonesia yang Sukses Mendunia

Trending Now