Top Ads 1

Tergiur Untung Besar, Ratusan Warga Kabupaten Jepara Terjebak Investasi Bodong

Redaksi
Selasa, 14 September 2021 | 16.39 WIB Last Updated 2021-09-14T09:39:42Z

Ilustrasi mata uang rupiah/Pexels


BERKARIRMEDIA - Polisi berhasil memeriksa 20 orang saksi atas kasus investasi bodong yang dialami oleh ratusan warga di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Berdasarkan jumpa pers di Mapolres Jepara pada Selasa (14/09), Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Fachrur Rozi mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan dan pemetaan korban terkait kasus dugaan investasi bodong tersebut.

"Kami memetakan orang di bawahnya si ini. Posisi Y (20) warga Kecamatan Mlonggo itu punya orang yang berkomunikasi langsung si A,B,C, D tapi ternyata yang banyak melaporkan itu di bawahnya si A,B,C, dan D itu di bawahnya yang melaporkan. Itu merata melaporkan ke polisi," ucap Fachrur Rozi


"Yang di bawah-bawahnya kita mencari si A,B,C,D di bawah si Y karena yang tahu yang komunikasi mentransfer dan memberikan uang kas dan transfer itu orang di bawahnya dia (si Y). Jadi misalnya di bawahnya lagi maka bisa tersangka si A,B,C,D di bawah dia (si Y). Kita menyentuh ke Y agak kerepotan. Maka kita cari saksi A,B,C ini," sambungnya.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, ratusan warga di Kabupaten Jepara diduga menjadi korban investasi bodong.

Kasus ini terungkap setelah warga melaporkan pelaku berinisial Y warga Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara yang menjanjikan keuntungan investasi kepada para korbannya.

Namun hingga jatuh tempo keuntungan uang itu tidak kunjung ada.

Laporan korban investasi bodong yang masuk ke polisi pun bertambah dari empat menjadi delapan orang.

"Masih itu-itu aja. Korban juga melampirkan korban lain dan lampirannya sama," jelas Rozi kepada wartawan melalui pesan singkat, Selasa (24/08).***


Editor: Pryo Ihsan Aji

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tergiur Untung Besar, Ratusan Warga Kabupaten Jepara Terjebak Investasi Bodong

Trending Now