Top Ads 1

13 Wilayah di Jawa Tengah Berlakukan PPKM Darurat, Polda Jateng Siagakan 1.520 Personel

Redaksi
Jumat, 02 Juli 2021 | 11.07 WIB Last Updated 2021-07-02T04:07:44Z

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Iqbal Alqudusy dalam keterangan pers, Kamis (1/7)/Dok. Humas Polda Jateng


BERKARIRMEDIA - Mengawal pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah menyiagakan 1.520 personel.

Kebijakan untuk mengatasi gelombang pandemi COVID-19 itu diberlakukan mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iqbal Alqudusy dalam siaran pers di Semarang, Kamis (1/7), mengungkapkan Polri bersama TNI akan bekerja maksimal dalam menerapkan peraturan PPKM darurat di Jawa Tengah.


Ia menambahkan, untuk mewujudkan penerapan PPKM darurat dibutuhkan kesadaran masyarakat sendiri.

"Tanpa peran dan kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes), maka upaya menurunkan angka penularan COVID-19 tidak akan berhasil," jelasnya.

Seperti yang diwartakan, Presiden Joko Widodo resmi memberlakukan kebijakan PPKM darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

Diketahui, wilayah Jawa Tengah terdapat 13 daerah yang masuk dalam wilayah berstatus level 4 atau daerah dengan 150 kasus COVID-19 per 100.000 penduduk per minggu, perawatan di rumah sakit lebih dari 30 orang per 100.000 penduduk per minggu, dan kasus kematian lebih dari 5 per 100.000 penduduk per minggu.

Ke-13 daerah tersebut meliputi Kabupaten Sukoharjo, Rembang, Pati, Kudus, Klaten, Kebumen, Grobogan, Banyumas, Kota Tegal, Surakarta, Semarang, Salatiga, dan Magelang.***



Editor: Pryo Ihsan Aji 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 13 Wilayah di Jawa Tengah Berlakukan PPKM Darurat, Polda Jateng Siagakan 1.520 Personel

Trending Now