Top Ads 1

Tuntut Mundur Kapolda dan Plh Sekdaprov, BEM Nusantara Jawa Timur Gelar Aksi Damai

Redaksi
Senin, 21 Juni 2021 | 20.11 WIB Last Updated 2021-06-21T13:11:50Z

Aliansi BEM Nusantara Jawa Timur menggelar aksi damai menuntut Kapolda dan Plh Sekdaprov Jawa Timur mundur/ISTIMEWA


BERKARIRMEDIA - Aliansi BEM Nusantara Koordinator Daerah Jawa Timur, pada Senin (21/6) menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Jawa Timur.

Aksi yang dimulai pukul 08.00 WIB bermula di Tugu Pahlawan. Rangkaian kegiatan itu diikuti oleh beberapa massa aksi yang terdiri dari Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampus yang ada di Jawa Timur.

Tuntutan massa aksi tersebut ada dua poin, yakni menindaklanjuti dari pemilihan sekretaris daerah Plh Heru Tjahjono yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah, setelah purna tugas dari masa jabatannya.


Kedua, menuntut untuk menurunkan jabatan Kapolda Jawa Timur serta menuntut kejelasan proses hukum dari buntut perayaan ulang tahun Gubernur Khofifah yang berujung kerumunan.

“Kami menuntut aparat juga harus bertindak serupa. Tujuan dari aksi ini adalah menuntut Pejabat Harian Sekda Jatim mundur, serta mendesak Polda Jatim menindaklanjuti laporan kasus kerumunan di acara ulang tahun Gubernur Jawa Timur,” ujar Ahmad Faruq selaku Koordinator BEM Nusantara Jatim pada media Senin (21/6).

Faruq juga menuturkan, dalam aksi kali ini sebagai penegasan bahwa terdapat aturan yang berbeda terkait kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat serta para pejabat.

Ketika masyarakat melakukan kegiatan selalu ada operasi pembubaran, berbanding terbalik ketika pejabat pemerintahan melakukan kegiatan, bahkan para aparat keamanan turut serta mengamankan dan menertibkan kegiatan. Inilah yang menjadi polemik bagi masyarakat.

“Kasusnya baru sampai pada olah TKP, tapi sampai saat ini tidak ada titik terang. Ini macam hukum tajam kebawah, tapi tumpul keatas,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, pada aksi kali ini para Presiden BEM juga menyertakan isu – isu regional yang terdapat di kota atau kabupaten masing-masing yang sampai saat ini masih belum dituntaskan oleh pejabat yang berwenang.

“Karena kita ini juga ada kawan-kawan dari Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember dan Sumenep. Kami menuntut supaya pihak internal dan Forkopimda untuk menuntaskan isu regional yang ada,” tandas Faruq.***



Editor: Pryo Ihsan Aji 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tuntut Mundur Kapolda dan Plh Sekdaprov, BEM Nusantara Jawa Timur Gelar Aksi Damai

Trending Now