Top Ads 1

Modus Beli Beras Belasan Ton, Residivis Asal Banjarnegara Diringkus Polres Kebumen

Redaksi
Selasa, 08 Juni 2021 | 17.56 WIB Last Updated 2021-06-08T10:56:34Z

Tersangka penggelapan beras Edi Rianto alias Gering berhasil diringkus Polres Kebumen/Dok. Humas Polres Kebumen


BERKARIRMEDIA - Kepolisian Resort Kebumen menangkap tersangka kasus penggelapan belasan ton beras milik Andri Yuvianto (35) warga Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, Kebumen.

Pelaku bernama Edi Rianto alias Gering (40) warga Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.

Diketahui pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama pada tahun 2018 di Purwokerto.

"Tersangka merupakan residivis dan pernah masuk penjara tahun 2018 dengan kasus yang sama. Sekarang melakukan penipuan beras 11 ton yang korbannya warga Gombong Kebumen dengan total kerugian sekitar Rp 77 juta," jelas Kapolsek Gombong AKP Willy Budiyanto dalam gelaran konferensi pers di Mapolres Kebumen pada Selasa (8/6).


Kronologi

Berdasar keterangan konferensi pers, sebelum melancarkan aksinya, tersangka menggunakan modus bayar cash untuk pembelian beras pertama hingga ketiga.

Bahkan untuk meyakinkan korban, pelaku datang bersama seorang perempuan dan anak agar korban menganggapnya sebagai istri dan anak tersangka meskipun hanya teman.

Setelah meyakinkan korban, pelaku kemudian memesan beras kembali seberat 11 ton dengan hanya dibayar uang muka sebesar Rp3,5 juta.

Selanjutnya, semua beras yang telah dibeli sebelumnya dan termasuk pesanan terakhir seberat 11 ton disimpan di sebuah rumah kontrakan di Pemalang Jawa Tengah yang diakui tersangka sebagai rumahnya.

Namun, setelah pesanan terakhir diantarkan oleh korban, tersangka pun menghilang.

Setelah dicek di rumah kontrakan tersangka, ternyata semua beras juga sudah tidak ada.

Merasa kena tipu, korban pun akhirnya melapor kepada polisi hingga akhirnya tersangka berhasil ditangkap di wilayah Gombong pada akhir April lalu.

Sementara itu, tersangka yang mengaku sebagai pedagang sembako merasa khilaf telah melakukan penipuan tersebut.

Uang hasil kejahatan tersangka digunakan untuk berkaraoke dan berfoya-foya.

"Saya pedagang sembako, uang hasil penjualan beras itu saya gunakan buat karaokean dan foya-foya," ucap tersangka Gering.

Pada kasus tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sisa beras seberat 1.5 kuintal.

Kini untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku mendekam di sel tahanan Mapolres Kebumen dan dijerat pasal 378 atau 372 KUHP tentang penipuan atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.***



Editor: Pryo Ihsan Aji

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Modus Beli Beras Belasan Ton, Residivis Asal Banjarnegara Diringkus Polres Kebumen

Trending Now