Top Ads 1

Timbulkan Kerumunan, Petugas Bubarkan Hajatan Pernikahan di Kudus

Redaksi
Sabtu, 29 Mei 2021 | 18.12 WIB Last Updated 2021-05-29T11:12:25Z

Satgas Covid-19 Kabupaten Kudus bubarkan hajatan pernikahan warga Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kudus/ISTIMEWA

BERKARIRMEDIA - Hajatan pernikahan warga di Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus dibubarkan satgas Covid-19.

Hajatan yang berlangsung pada Sabtu (29/5) pukul 10.00 WIB itu diduga melanggar protokol kesehatan.

Dihubungi melalui sambungan telepon Sabtu (29/5), Kapolsek Jati AKP Sutono membenarkan peristiwa tersebut.

"Tadi mendapatkan laporan dan diperintahkan bahwa hajatan tidak boleh makan di tempat. Kemudian cek di sana makan di sana. Akhirnya tamu disuruh pulang. Tadi didampingi satgas kecamatan dan desa," ujarnya.

Kapolsek menerangkan kegiatan pembubaran tersebut terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kudus yang semakin melonjak tajam.


Ia menambahkan sementara waktu kegiatan yang berpotensi terjadi kerumunan untuk ditiadakan dulu.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Pasuruan Lor, Nur Badri memaparkan pembubaran hajatan pernikahan dirumah warga bernama Engkus Kuswara.

Menurutnya dalam kesempatan itu tuan rumah diberikan imbauan untuk segera menghentikan kerumunan pada hajatan tersebut.

"Ini dikhawatirkan menimbulkan klaster baru guna pencegahan dan penularan COVID-19. Karena saat ini Kudus zona merah sehingga perlu di lakukan pembatasan kegiatan masyarakat," jelas Badri.

Diketahui, hingga kini data Covid-19 Kudus perhari Sabtu (29/5) pukul 14.38 WIB ada sebanyak 1.031 kasus aktif terkonfirmasi positif.

Terdiri dari 291 dirawat di rumah sakit dan 740 orang kena Covid-19 sedang menjalani isolasi mandiri.

Kabupaten Kudus saat ini dinyatakan sebagai Wilayah Zona Merah.***



Editor: Pryo Ihsan Aji

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Timbulkan Kerumunan, Petugas Bubarkan Hajatan Pernikahan di Kudus

Trending Now