Top Ads 1

Raup Untung Rp2,8 Miliar, Polda Jateng Ringkus Pelaku Peredaran Alat Rapid Antigen Ilegal

Redaksi
Kamis, 06 Mei 2021 | 08.28 WIB Last Updated 2021-05-06T01:28:52Z

 

Konferensi pers Polda Jawa Tengah terkait kasus peredaran alat rapid tes antigen ilegal/Dok. Humas Polda Jateng

BERKARIRMEDIA - Kepolisian Daerah Jawa Tengah melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian (Ditreskrimsus) Polda Jateng berhasil membongkar peredaran alat tes rapid antigen yang tidak memiliki izin edar dipasaran.

"Dalam kasus peredaran alat 'rapid test' antigen tanpa izin edar ini kami menangkap seorang berinisial SPM (34) yang merupakan karyawan toko alat kesehatan yang berkantor di Jakarta," ucap Kapolda Irjen Pol. Ahmad Luthfi saat gelar perkara di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Semarang, Rabu 6 Mei.

Tersangka terendus setelah polisi menerima informasi mengenai maraknya penjualan alat kesehatan berupa alat tes cepat antigen yang tidak berizin.

"Berdasarkan informasi tersebut, polisi kemudian melakukan 'undercover buy' hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka," ujarnya.

Kapolda memaparkan tersangka telah memasarkan alat tes cepat antigen tanpa izin itu di area Jawa Tengah sejak Oktober 2020 hingga Februari 2021.

"Untuk pendapatan kotor selama lima bulan yang diterima tersangka mencapai Rp2,8 miliar," jelas Kapolda didampingi Dirreskrimsus Kombes Pol. Johanson Ronald Simamora.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka antara lain, 245 boks yang masing-masing berisi 25 unit alat tes cepat antigen merek Clungene, 121 boks alat tes cepat antigen merek Hightop, 10 boks alat tes cepat antigen jenis saliva, dan 5.900 alat stik swab tidak berizin.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka dijerat dengan Pasal 197 dan Pasal 106 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, serta Pasal 62 UU RI No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.***


Editor: Pryo Ihsan Aji 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Raup Untung Rp2,8 Miliar, Polda Jateng Ringkus Pelaku Peredaran Alat Rapid Antigen Ilegal

Trending Now