Top Ads 1

Meriahkan Tradisi Syawalan, Puluhan Balon Udara Warnai Langit di Wonosobo

Redaksi
Minggu, 23 Mei 2021 | 19.51 WIB Last Updated 2021-05-23T12:51:27Z

Tradisi Syawalan puluhan balon udara dengan awak diterbangkan/Instagram @gustoro_bagelen


BERKARIRMEDIA - Menyemarakkan acara tradisi Syawalan di Dusun Binangun, Desa Wringinanom, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, puluhan balon udara warna-warni dengan awak diterbangkan.

Menurut Ketua Panitia Festival Balon Udara Desa Wringinanom, Muharor menjelaskan peserta dari sejumlah desa berpartisipasi dalam festival balon udara yang digelar tiga hari mulai dari tujuh hari sesudah lebaran.

"Setiap tahun kami menggelar tradisi ini. Kalau dulu menerbangkan balon, benar-benar dilepas, tetapi sekarang harus ditambatkan," ujarnya pada Minggu 23 Mei.

Ia menambahkan tradisi menerbangkan balon udara saat Syawalan, diganti dengan menambatkan balon udara di lapangan setelah pemerintah melarang penerbangan balon udara karena bisa mengganggu penerbangan pesawat.


Muharor juga menjelaskan untuk biaya pembuatan balon udara tradisional berukuran besar berkisar Rp800 ribu hingga Rp1 juta dan balon ukuran sedang biaya pembuatannya sekitar Rp500 ribu.

Sementara itu salah satu peserta menerangkan kegiatan ini dapat menjadi sarana hiburan masyarakat.

"Meskipun menerbangkan balon saat ini dengan cara ditambatkan, tidak masalah bagi kami, yang penting bisa menghibur masyarakat," tutur Erik Cahya Saputra (19), peserta festival balon dari Desa Campursari, Kecamatan Kalikajar.***


Editor: Pryo Ihsan Aji

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Meriahkan Tradisi Syawalan, Puluhan Balon Udara Warnai Langit di Wonosobo

Trending Now