Top Ads 1

Kisah Wanita Pencari Kayu Asal Magelang, Tersesat 5 Hari di Hutan Merapi-Merbabu

Redaksi
Senin, 24 Mei 2021 | 19.09 WIB Last Updated 2021-05-24T12:09:44Z

Perempuan bernama Surati (54) yang hilang di lereng hutan Merapi-Merbabu akhirnya ditemukan/Detikcom


BERKARIRMEDIA - Niat mencari kayu bakar wanita bernama Surati (54) sempat dilaporkan hilang di hutan lereng Gunung Merbabu, Jawa Tengah.

Akhirnya korban ditemukan di wilayah Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dalam keadaan lemas setelah hilang 5 hari.

Dihimpun dari sumber Detikcom, Surati yang ditinggal di kawasan lereng Gunung Merbabu, Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, ini dilaporkan hilang sejak Kamis 20 Mei sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu, korban meninggalkan rumah seperti biasanya untuk mencari kayu di lereng Gunung Merbabu akam tetapi tak kunjung pulang.

Kemudian, keesokan harinya warga berupaya melakukan pencarian tapi tak membuahkan hasil.

Selanjutnya, sejak Sabtu 22 Mei dilakukan operasi pencarian yang melibatkan warga, relawan, BPBD, personel Polri dan TNI.


Hingga akhirnya korban berhasil ditemukan di kawasan TNGM di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

"Tadi ditemukan pukul 11.20 WIB, di hutan Watu Candi masuk Dusun Bakalan, Desa Klakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Saat ditemukan kondisinya lemas, terus dibawa menuju Balai Desa Klakah untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan," ujar Kapolsek Sawangan AKP Tugimin saat ditemui di Balai Desa Wonolelo, Senin 24 Mei.

Menurutnya, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Sawangan 1, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

"Tadi sempat diperiksa dari Puskesmas Sawangan 1, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," jelasnya.

Setelah korban ditemukan, operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan kemudian ditutup.***



Editor: Pryo Ihsan Aji 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kisah Wanita Pencari Kayu Asal Magelang, Tersesat 5 Hari di Hutan Merapi-Merbabu

Trending Now