Top Ads 1

Internal KPK Dinilai Bermasalah, Korpus BEM Nusantara Minta Presiden Evaluasi Pimpinan KPK

Redaksi
Minggu, 02 Mei 2021 | 09.01 WIB Last Updated 2021-05-03T11:14:43Z

 

Koordinator Pusat BEM Nusantara Eko Pratama

BERKARIRMEDIA - Beberapa hari lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan, salah satu penyidik KPK yang diduga menerima suap dari Wali Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Dalam keterangan persnya Pimpinan KPK Firli Bahuri menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kejadian tersebut.

Menanggapi hal itu Koordinator Pusat BEM Nusantara Eko Pratama bersikap agar KPK dievaluasi oleh Presiden Joko Widodo.

"Di sisi lain kami melihat permasalahan di tubuh KPK hari ini cukup kompleks, penindakan yang melempem dan pencegahan yang tak optimal menjadi salah satu indikatornya. Hal ini takepas dari lemahnya kemampuan pimpinan KPK mengorganisir lembaga tersebut, dan yangebih membuat kami miris adalah di tubuh KPK sendiri masih ada suap menyuap untuk penghentian pemeriksaan kasus korupsi." ungkap Eko Pratama melalui pesan singkat Minggu 2 Mei.

Ia juga menambahkan bahwa pimpinan KPK Firli Bahuri untuk mundur dari jabatannya atas buruknya internal KPK.

"Kalau sudah demikian, kami rasa tak cukup dengan minta maaf ke publik, pimpinan KPK harusnya malu dan berani mundur dari jabatannya. Jangan sampai lembaga pembasmi tikus malah jadi sarang tikus." tegasnya.

Di sisi lain seiring berlakunya Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019, kinerja KPK terus disorot publik. Hal itu tercermin dari tingkat kepercayaan publik yang menurun. Apalagi di tambah dengan menguaknya kejadian suap menyuap di dalam internal KPK.

"Mari sama-sama kita mendesak perbaikan-perbaikan di tubuh KPK, lembaga anti rasuah ini harus di selamatkan. Agar semakin banyak yang tersandung dan pemberantasan korupsi di Indonesia semakin masif." tandas Eko.***


Editor: Pryo Ihsan Aji 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Internal KPK Dinilai Bermasalah, Korpus BEM Nusantara Minta Presiden Evaluasi Pimpinan KPK

Trending Now