Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Antisipasi Lonjakan Covid19, Ini Aturan Sholat Idul Fitri 2021 di Jawa Tengah

 

Ilustrasi sholat Idul Fitri/Pexels

BERKARIRMEDIA - Perketat aturan sholat Idul Fitri 13 Mei nanti, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan berbagai skenario di wilayahnya.

Kebijakan yang berlaku yakni melarang pelaksanaan sholat Ied berjamaah di daerah yang masuk wilayah zona merah dan zona oranye Covid-19.

Sementara itu, pelaksanaan sholat Ied diperbolehkan untuk daerah yang sudah masuk zona hijau dan kuning, atau tingkat risiko penularan Covid-19 rendah.

Disampaikan Gubernur Ganjar Pranowo, Ia mengaku telah menjalin koordinasi dengan Kementerian Agama Jawa Tengah, untuk memetakan daerah yang diizinkan sholat Ied.

“Kita juga minta dukungan seluruh lapisan masyarakat dalam menyiapkan tempat ibadah sholat Idul Fitri. Yang boleh hanya daerah zona hijau dan kuning,” tutur Ganjar seusai mengikuti rakor dengan Menteri Dalam Negeri secara daring di kantornya, Senin 3 Mei.

Politikus PDIP itu menambahkan pemetaan zona hijau dan kuning itu akan dilakukan dengan bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Jateng.

Pemetaan akan dilakukan mulai dari tingkat desa dan kelurahan.

“Kita akan petakan dari yang paling kecil, yakni desa dan kelurahaan. Untuk yang zona merah dan oranye tidak boleh menyelenggarakan sholat Ied. Seperti tahun lalu saja, salatnya di rumah. Itu tidak perlu diperdebatkan,” tandas Ganjar.***


Editor: Pryo Ihsan Aji