Top Ads 1

Nekat Mudik, Dinkes Jateng Peringatkan Pemudik Wajib Isolasi Mandiri

Redaksi
Minggu, 18 April 2021 | 00.46 WIB Last Updated 2021-05-03T11:14:43Z

 

Ilustrasi pemudik lebaran

BERKARIRMEDIA - Mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memasifkan sosialisasi terkait kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.

"Kalau sudah telanjur mudik itu sangat sulit untuk dikendalikan, maka edukasi ini sangat penting. Jadi, kita ingin ada sosialisasi diawal, sehingga niat untuk mudik itu tidak dilakukan. Itu lebih penting daripada nanti sudah telanjur," kata Kepala Dinkes Provinsi Jateng Yulianto Prabowo di Semarang, Jumat 16 April.

Yulianto menuturkan jika masyarakat tetap memaksakan diri untuk mudik Lebaran 2021, dikhawatirkan terjadi gelombang kedua pandemi COVID-19, karena lengah dan terlalu longgar aturannya.

Oleh karena itu, pergerakan masyarakat saat mudik harus dikendalikan dan untuk penegakan hukumnya diserahkan kepada personel TNI/Polri dibantu Satpol PP.

"Bagi pemudik yang sudah telanjur sampai di kampung halaman, wajib melakukan isolasi selama 5 x 24 jam secara mandiri sesuai surat edaran dari Satgas COVID-19 pusat," ujarnya.

Diketahui, pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021.

Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.***


Editor: Pryo Ihsan Aji 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Nekat Mudik, Dinkes Jateng Peringatkan Pemudik Wajib Isolasi Mandiri

Trending Now