Top Ads 1

Hindari Mudik! Dishub Jateng Terapkan 3 Skenario Larangan Mudik Lebaran 2021

Redaksi
Senin, 12 April 2021 | 23.02 WIB Last Updated 2021-05-03T11:14:43Z
Ilustrasi Mudik Lebaran/ANTARA

BERKARIRMEDIA
- Larangan mudik lebaran 2021 yang disahkan oleh pemerintah pusat direspon oleh Pemprov Jateng.


Melalui Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, menyiapkan tiga skenario yang akan diterapkan terkait larangan mudik lebaran pada periode 6-17 Mei 2021.

"Sekarang ini kami coba antisipasi untuk pelarangan mudik pada tahun ini, ada skenario, tiga cara," ucap Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro di kantornya, Senin 12 April.

Ia memaparkan bahwa skenario pertama adalah pralarangan mulai 1 hingga 5 Mei 2021 sebagai antisipasi mudik dini karena dari data Kemenhub akan ada potensi warga melakukan hal itu, yakni potensi pemudik Jawa Tengah sekitar 4,6 juta orang.

"Kami coba antisipasi dengan melakukan posko mobilebekerja sama dengan instansi terkait, dari kabupaten/kota, TNI/Polri, harapannya sebelum masa pelarangan ini juga sudah ada pembatasan pergerakan orang yang masuk ke Jateng," ujarnya.

Skenario kedua, yakni terkait dengan orang-orang yang sudah telanjur mudik dengan berbagai cara dan sudah sampai di kampung halaman.

"Tentunya nanti yang digunakan adalah optimalisasi PPKM mikro dan di Jawa Tengah atau lebih dikenal Program Jogo Tonggo, nanti optimalisasinya di situ," jelasnya.

Skenario ketiga adalah melakukan operasi pada saat pelarangan dengan titik-titik yang telah ditentukan oleh kepolisian.

"Mengingat hal itu merupakan bentuk sinergi antarpihak, kami bersama di situ, sinergi di lapangan," ujarnya.

Berdasarkan catatan tahun lalu dari Dishub Jateng, pemudik di Jawa Tengah yang menggunakan moda transportasi darat, laut, dan udara totalnya mencapai 661.000 orang.***


Editor: Pryo Ihsan Aji 
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hindari Mudik! Dishub Jateng Terapkan 3 Skenario Larangan Mudik Lebaran 2021

Trending Now