Top Ads 1

Ini Dia Sosok Pemilik Sriwijaya Air Memulai Karir Dari Sales Garmen

Redaksi
Sabtu, 16 Januari 2021 | 19.47 WIB Last Updated 2021-01-16T12:51:35Z
Foto : Jessica Wuysang/ANTARAFOTO


Berkarirmedia.com
, Sriwijaya Air merupakan salah satu maskapai yang menjadi pemain penting di industri penerbangan tanah air.

Namun siapa sangka, cikal bakal berdirinya Sriwijaya Air ternyata berawal dari keisengan semata.

Para Founder Sriwijaya Air

Foto : Chandra Lie Direktur Sriwijaya Youtube.com

Keluarga Lie yakni Hendry Lie dan Chandra Lie bersama Johannes Bunjamin dan Andy Halim adalah pendiri Sriwijaya Air yang mulai terbang perdana bertepatan dengan Hari Pahlawan pada 10 November 2003.

Bos Sriwijaya Air yakni Chandra Lie mengaku bahwa bisnis penerbangannya itu sebenarnya dimulai dari keisengan dirinya dan saudara-saudaranya.

Meskipun begitu, Sriwijaya Air memiliki filosofi yang sangat dalam dengan tujuan untuk menyatukan seluruh kawasan Nusantara melalui pengembangan transportasi udara.

Chandra Lie Pernah Menjadi Salesman

Foto : Joshua Miranda dari Pexels

Sebelum menjadi Bos Sriwijaya Air, Chandra Lie sempat menjadi salesman di bidang garmen pada 1985 sampai 1987. Saat itu, angan-angan untuk terjun ke bisnis penerbangan belum terlintas dibenaknya.

Dari pengalaman itulah muncul keinginan Chandra Lie untuk memiliki maskapai penerbangan sendiri diiringi semangat untuk memajukan daerah kelahirannya di Kepulauan Bangka Belitung.

Kunci Keberhasilan Sriwijaya Air

Foto dari Pexels


Ketika Sriwijaya Air mulai mengudara, Chandra Lie mengembangkan bisnisnya secara pelan-pelan dimulai dengan merekrut karyawan yang mahir dibidang industri penerbangan.

Dia pun memegang prinsip kejujuran, disiplin dan kerja keras serta sebisa mungkin bersikap baik kepada konsumen. Prinsip-prinsip itulah yang diajarkan oleh orangtuanya agar bisa sukses dalam berkarya dan berusaha.

Dari semula hanya satu pesawat Boeing 737-200, Sriwijaya Air kini sudah memiliki 48 pesawat dalam berbagai tipe, serta melayani total 53 rute di Indonesia dan beberapa negara lainnya.

Sriwijaya Air Terlilit Hutang

Foto oleh Andrew Neel dari Pexels

Seiring berjalannya waktu, Sriwijaya Air ternyata memiliki persoalan keuangan yang membuat pihak manajemen harus memutar otak agar bisa tetap menjalankan bisnisnya.

Persoalan yang menimpa Sriwijaya Air memicu dibentuknya kerja sama manajemen (KSM) dengan Garuda Indonesia melalui PT. Citilink Indonesia sejak November 2018 untuk membantu melunasi hutang ke beberapa perusahaan plat merah.

Dilanda Musibah Di Awal Tahun 2021


Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak yang mengangkut 62 orang termasuk penumpang, awak kabin, dan kru pesawat mengalami kecelakaan pada 9 Januari 2021.

Pesawat tipe Boeing 737-500 berusia 26 tahun itu jatuh diantara Pulau Laki dan Pulau Lancang yang terletak di Kepulauan Seribu setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno Hatta.


Credit by : LandX

Editor : Pryo Ihsan Aji

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ini Dia Sosok Pemilik Sriwijaya Air Memulai Karir Dari Sales Garmen

Trending Now