Top Ads 1

Belajar Dari Penjaga Warnet Yang Kini Jadi Sultan Di Indonesia

Redaksi
Rabu, 25 November 2020 | 13.45 WIB Last Updated 2020-11-25T07:07:02Z

Foto : William Tanuwijaya, Source : id.wikipedia.org

Berkarirmedia.com - William Tanuwijaya, pria kelahiran tahun 1981 di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara merupakan pengusaha dan CEO salah satu e-commerce terbesar di Indonesia. Ya, apalagi kalau bukan Tokopedia, startup dengan status unicorn yang mempunyai valuasi lebih dari USD 7 Miliar atau setara dengan Rp 103,8 Triliun. Tokopedia juga berhasil meraih penghargaan sebagai aplikasi terbaik pilihan Google di Playstore.

Kerja Sebagai Penjaga Warnet

source : pngdownload.id

William kecil berasal dari keluarga yang sederhana. Selepas tamat SMA, sesuai keinginan ayahnya, William berangkat ke Jakarta untuk kuliah. William kemudian berkuliah di Universitas Bina Nusantara mengambil jurusan Teknik Informatika.

Sayangnya, ditahun kedua kuliah ayah William divonis kanker sehingga William memutuskan untuk bekerja sebagai penjaga warnet di dekat kampusnya dari jam 9 malam sampai jam 9 pagi. Karena hal itu, William jadi belajar Internet dan Komputer.

Ide Mendirikan Tokopedia

source : pngdownload.id

Setelah lulus kuliah, pada tahun 2003 William berkerja sebagai software developer di PT Sigma Cipta Saraka. Dan pada tahun 2004, William bekerja di PT Sqiva Sistem sebagai software developer.

William juga pernah bekerja di perusahaan jual beli online KafeGaul. Disana hampir setiap hari William bersinggungan dengan transaksi jual beli online di seluruh Indonesia. William mendapati keluhan dari pengguna karena sering di tipu oleh penjual. Melihat permasalahan tersebut, William membuat sebuah website yang bisa digunakan untuk transaksi jual beli secara aman.

Selama 2 Tahun Usahanya Tidak Menghasilkan Apa-Apa

source : pngdownload.id

William lalu mengajak rekannya Leontinus Alpha Edison untuk bekerjasama. Akhirnya William pun memutuskan memilih nama Tokopedia sebagai perusahaan website yang akan dikelolanya. Dan pada tahun 2009, Tokopedia resmi berdiri dan diluncurkan ke publik. Namun mereka kesulitan dana dan membutuhkan investor untuk mengembangkan bisnisnya. Selama 2 tahun, William harus menghadapi kenyataan pahit. Sebab selama itu, William berusaha membangun network, mencari karyawan dan mencari modal tapi hasilnya nihil.

Bahkan William berusaha mencari modal dengan menjelaskan idenya kepada calon investor yang ditemuinya namun tidak ada satupun yang tertarik.

Investor Tidak Percaya Dengan Mimpi Penjaga Warnet

source : pngdownload.id

Latar belakangnya yang bukan lulusan dari perguruan tinggi luar negeri dan pernah menjadi penjaga warnet serta tidak memiliki pengalaman bisnis menjadi faktor utama yang membuat orang tidak mempercayainya dan membuatnya kesulitan mendapatkan investor.

Bahkan ada yang menilai bahwa mimpi William terlalu tinggi dan tidak mungkin akan terjadi. Karena hal tersebut William akhirnya menyadari bahwa kepercayaan merupakan hal terpenting dalam memulai bisnis dari nol.

Mendapat Suntikan Dana Triliunan Rupiah

source : pngdownload.id

Setelah berjuang mencari investor, akhirnya usaha William membuahkan hasil. Tokopedia mendapatkan modal awal dari bos tempat William bekerja dulu.

Tidak lama kemudian, Tokopedia juga mendapat investor dari East Ventura. Dan pada Oktober 2014, Tokopedia mendapatkan suntikan dana sebesar USD 100 juta atau setara dengan Rp. 1,4 triliun dari Softbank Internet And Media dan Sequoia Capital. Dengan modal tersebut William prioritaskan untuk pengembangan SDM demi menunjang teknologi.

Selalu Berusaha Untuk Berinovasi

source : pngdownload.id

William menyadari bahwa tantangan terbesarnya adalah ketidaktahuan dan hal-hal yang tidak bisa diprediksi. Maka dari itu, Tokopedia selalu berusaha mengikuti perkembangan zaman dengan cara mendengarkan feedback dari customernya.

Tokopedia juga rutin mempelajari apakah customer menyukai inovasi yang diberikan atau tidak.

Menjadi Salah Satu Orang Terkaya Di Indonesia

source : pngdownload.id

Saat ini Tokopedia menjadi startup unicorn terkemuka dengan nilai valuasi diatas USD 7 miliar atau setara dengan Rp. 103,8 triliun. Tokopedia memiliki 4 juta penjual dan memiliki rata-rata 68 juta pengunjung web setiap bulannya. 

Kini William menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai USD 130 juta atau setara dengan Rp. 1,87 triliun dan menempati posisi ke 148 dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah Globe Asia.

 


  

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Belajar Dari Penjaga Warnet Yang Kini Jadi Sultan Di Indonesia

Trending Now