Top Ads 1

Awalnya Disebut Penipu, Kini Bisnisnya Top 10 Terbesar Di Dunia

Redaksi
Selasa, 24 November 2020 | 07.02 WIB Last Updated 2020-11-24T00:29:52Z

Berkarirmedia.com - Jack Ma, memiliki nama asli Ma Yun. Ia adalah founder dari Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di China. Jack Ma terdaftar sebagai biliuner dunia dengan posisi peringkat ke 17 orang terkaya di dunia, versi majalah Forbes tahun 2020 yang memiliki jumlah kekayaan sebesar USD 48,7 Miliar atau setara dengan Rp 710 Triliun.

Dibalik kesuksesaan seorang Jack Ma, ternyata Ia lahir dari keluarga miskin di Kota Hangzhou. Ini dia awal mula karir Jack Ma hingga menjadi biliuner.

Menjadi Pemandu Turis Wisata Gratis

Sejak remaja Jack Ma memiliki minat yang tinggi untuk belajar bahasa inggris, selama 8 tahun setiap hari Jack Ma bangun jam 5 pagi dan bersepeda ke setiap hotel yang ada di kotanya untuk menjadi pemandu wisata turis asing yang datang untuk melatih skill berbahasa inggrisnya. Jack Ma juga mendapatkan nama depan Jack dari seorang turis yang kesulitan menyebut namanya.

Jack Ma Bukan Akademisi Di Kelas

Jack Ma kecil bukanlah anak yang pintar secara akademis. Jack Ma pernah mengalami berkali-kali gagal lulus tes masuk sekolah dan tes masuk universitas ternama seperti Harvard University, Ia mengaku telah ditolak 10 kali di Harvard University. Sehingga akhirnya Jack Ma memutuskan untuk kuliah di kampus yang menurutnya kurang berkualitas, yaitu Hangzhou Normal University jurusan Sastra Inggris.

Setelah lulus universitas, Jack Ma mencoba melamar pekerjaan tapi selalu ditolak. Bahkan ketika perusahaan KFC membuka gerai di Hangzhou, Jack Ma mencoba untuk melamar. Dari 24 orang yang melamar kerja, 23 diantaranya diterima dan Jack Ma satu-satunya orang yang ditolak.

Awal Mula Alibaba

Di tahun 1995, Jack Ma pertama kali berkenalan dengan Internet. Hal itu terjadi karena awalnya Jack Ma mencari dimesin pencarian kata "beer" di internet tetapi yang muncul hanya "beer" asal negara lain dan tidak menemukan bir asal negaranya. Jack pun terinspirasi untuk membuat situs yang bisa memperkenalkan produk negaranya ke luar negeri.

Akhirnya pada tahun 1999, Jack Ma merintis situs bernama Alibaba yang bertujuan untuk mempertemukan pembeli dan penjual di seluruh dunia. Dan dalam waktu 4 bulan, Alibaba menjadi retailer online terbesar kedua setelah WalMart.

Alibaba Di Remehkan !

Pada awal merintis Alibaba, banyak ujian tantangan yang harus dihadapinya termasuk di 3 tahun pertama Alibaba ternyata tidak menghasilkan profit sama sekali. Bahkan Jack Ma pernah menawarkan Alibaba ke kurang lebih 30 perusahaan besar untuk bekerjasama tapi Jack hanya ditertawakan dan disangka sebagai Penipu.

Akhirnya Jack menawarkan lagi bisnisnya ke usaha kecil dan menengah atau sekelas UMKM yang tertarik untuk bekerjasama karena gratis. Dan akhir tahun 1999, Alibaba mendapatkan investasi sebesar USD 5 juta dari Goldman Sachs dan USD 20 juta dari Softbank.

Alibaba Menjadi Perusahaan Teknologi Berharga Di Dunia

Di tengah tahun 2014 Alibaba melakukan penawaran saham perdana (IPO) yang terbesar dalam sejarah perusahaan teknologi dan saham Alibaba mengalami kenaikan harga dari 68 USD menjadi 92,7 USD di New York Stock Exchange (NYSE)

Kini nilai Alibaba sekarang lebih dari USD 600 Miliar atau setara dengan Rp 8,8 Kuadriliun.

Dan menempati posisi peringkat ke 4 di dunia setelah Apple, Google dan Microsoft sebagai perusahaan teknologi paling berharga di dunia.

Alibaba Melebarkan Sayap Bisnisnya Hingga Ke Indonesia

Alibaba juga melakukan pergerakan bisnis di Indonesia mulai dari investasi, ekspansi sampai akuisisi.

  • Tokopedia
Menjadi pemegang saham minoritas di Tokopedia dengan melakukan investasi sebesar USD 1,1 miliar atau setara Rp 14 triliun.
  • Lazada
Menjadi pemegang saham mayoritas di Lazada Group Asia Tenggara dengan mengakuisisi 83% saham Lazada senilai USD 4 miliar atau setara dengan nilai Rp 59 triliun.
  • J&T Express
Menjadi rekanan Alibaba untuk sosialisasi service di Indonesia dengan menghasilkan anak perusahaan yang bernama J&T Alibaba. J&T Alibaba sendiri berfokus pada UKM pertanian, makanan, minuman, furniture dan kerajinan.
  • Akulaku, DANA
Melalui anak perusahaan Alibaba, Ant Financial. Ant Financial merupakan bisnis Alibaba di bidang jasa keuangan yang menawarkan jasa mulai dari sistem pembayaran hingga remitansi.
  • Pembayaran Lazada, HelloPay
Di tahun 2017 Alipay melakukan merger dengan HelloPay Group yang merupakan sistem pembayaran milik Lazada dan kemudian diganti namanya menjadi Alipay.

Usaha Jack Ma Tidak Sia-Sia

Kini setelah mengalami banyak kegagalan dan penolakan akhirnya Jack Ma menjadi orang nomor 2 terkaya di negaranya dan orang terkaya kedua di Asia menurut Bloomberg Billionaires Index. Total kekayaan Jack Ma ditaksir mencapai USD 37,4 miliar atau setara dengan Rp 491 triliun.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Awalnya Disebut Penipu, Kini Bisnisnya Top 10 Terbesar Di Dunia

Trending Now